PROFILE DESA WISATA PAGAK

Di Buat Dan Di Gagas Oleh Pradikta Dimas Pada Agustus 2017

Desa Pagak merupakan desa yang berada di Kecamatan Purwareja Klampok, Klampok sebagai rintisan kota pusaka di wilayah barat Kabupaten Banjarnegara merupakan pintu pariwisata dan peluang besar di wilayah barat yang menghubungkan 4 penjuru besar (Purbalingga, Banyumas, Kebumen, Banjarnegara), dengan ini  Pemerintah Desa Pagak bersama dengan Mahasiswa KKN STIE Tamansiswa Banjarnegara pada pertengahan bulan Agustus 2017 merintis sebuah pergerakan untuk menunjang adanya langkah Pemerintah Daerah dalam membangun/merintis Kota Pusaka di Kecamatan Purwareja Klampok dengan membuat pergerakan Desa Wisata Pagak yang Berbasis masyarakat dalam Bidang Pertanian Atau Wisata Perkampungan Atau Tradisional Village, adanya pergerakan Desa Wisata dikolaborasikan bersamaan program Pemerintah Desa Pagak sehingga adanya Desa Wisata harapannya dapat menaikan (PAD) Pendapatan Asli Desa.

Pariwisata memang tak ada yang dapat berjalan sendiri dengan adanya Kawasan Wisata Di Kecamatan Purwareja Klampok membuat langkah Pemerintah Desa Pagak dalam membangun Desa Wisata semakin optimis, apalagi akses infrastruktur jalan yang telah memadahi dengan potensi yang kesemuanya dapat dikerjasamakan seperti kedekatan dengan BLKP Purwareja Klampok, Kerajinan Kramik Klampok, dan potensi lainya yang dapat di kemas sebegai wisata kawasan di wilayah Purwareja Klampok.

Target kami pada tahun 2020 nantinya Desa Pagak dapat sebagai desa percontohan nasional dalam bidang pertanian, kerjasama antara pemeritah desa dan BLKP Purwareja Klampok dalam bidang pertanian dalam tingkat provinsi ini sebagai dasar dalam membangun desa wisata pertanian, gambaran umumnya ketika BLKP Purwareja Klampok mengadakan pelatihan pemerintah desa pagak menyediakan lahan pertanianya sebagai tempat study pertanian. Dengan adanya kunjungan dari beragam peserta ini dapat sebagai media promosi awal Desa Wisata Pagak.

Berbagai kegiatan awal yang telah dilaksanakan oleh kelompok sadar wisata desa pagak yaitu Kegiatan Festival Layang – Layang dan Peresmian Kampung Kitiran oleh Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara pada tanggal 17 September 2017, kemudian adanya Potensi Alat Music Tradisional Gumbeng yang telah punah selama 20 tahun silam, yang mulai di hidupkan kembali dan diperkenalkan perdana kepada peserta Duta Wisata Banjarnegara pada 23 September 2017, tak kalah asyik dan menariknya adalah pertandingan bola voli lumpur dan Ndut-Ndutan di persawahan rawa lutung pada 11 November 2017 dan pada tanggal tersebut pula secara resmi Desa Pagak Menerima SK Desa Wisata Dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Pergerakan Desa Wisata ini merupakan pergerakan masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat yang di fasilitasi oleh pemerintah desa dan pemerintah diatasnya melalui kerjasama – kerjasama yang dijalin dan disepakati.

Kenapa Harus Desa Wisata ?

  1. Melihat potensi adanya rintisan kota pusaka di wilayah kecamatan Purwareja Klampok
  2. Melihat potensi alam yang ada di Desa Pagak, karena sebagian besar wilayahnya adalah persawahan denga pengairan yang selalu mengalir (bukan sawah tadah hujan)
  3. Letak geografis Desa Pagak yang berada di tengah- tengah / pusat desa sekitar dan sangat strategis sebagai titik kumpul keramaian dari desa disekitarnya
    •  Utara = Jarak Dari Jalan Nasional Kramik Klampok sekitar 2 KM
    • Barat = Jarak Dari Jalan Nasional Purwareja Sekitar 2 KM
    • Selatan = Potensi Jembatan Permanen Penghubung Antar Desa Antar Kecamatan ( Mandiraja & Susukan ) Atau Lebih Dari 5 Desa di Sebelah selatan Desa Pagak
    • Timur = Jalan Provinsi Dari Purwasaba sekitar 1.5 KM, Merupakan Jalur Lalu Lintas Menuju Kebumen
  4. Melihat peluang Akan dibangun nya Bandar Udara Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berjarak sekitar 10 KM dari Desa Pagak.
  5. Rencana akan adanya pemindahan dan dibangunya pusat kegiatan masyarakat/ lapangan di Desa Pagak pada tahun 2018, yang nantinya akan di design seperti taman bermain yang nyaman dan asri
  6. Rencana pembuatan Pasar Desa dengan memanfaatkan lahan lama lapangan sepak bola karna Menangkap peluang pasaran dalam kaleder jawa di wilayah Purwareja Klampok, guna menunjang adanya Desa Wisata Pagak yang nantinya pasar  tradisional tersebut akan di design unik semi tradisional (dapat juga sebagai Pasar Souvenir Banjarnegara).
    • Pasar Purwasaba dengan hari pasaran Sabtu dan Selasa
    • Pasar Perja dengan hari pasaran Senin dan Kamis
    • Rencana Pasar Pagak dengan hari pasaran Minggu dan Rabu
    • Dengan perhitungan hari pasaran tersebut diharapkan para pedagang jika mereka menjual barang daganganya dapat berkesinambungan.

Tujuan Adanya Desa Wisata Pagak

  1. Ekonomi : Meningkatkan perekonomian masyarakat dari berbagai sektor.
  2. Sosial : Membuka lapangan kerja dan lapangan usaha bagi masyarakat di Desa Pagak
  3. Pendidikan : Memperluas wawasan dan cara berfikir orang-orang desa, mendidik cara hidup bersih dan sehat.
  4. Ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) : Meningkatkan ilmu dan teknologi bidang kepariwisataan dan sapta pesona bagi seluruh warga Desa Pagak.
  5. Sosial budaya : Menggali dan mengembangkan kesenian serta kebudayaan asli daerah yang hampir punah untuk dilestarikan kembali.
  6. Lingkungan : Menggugah sadar lingkungan (Darling), yaitu menyadarkan masyarakat akan arti pentingnya memelihara dan melestarikan lingkungan bagi kehidupan manusia kini dan di masa datang.

PENYUSUNAN MASTER PLAN PENGEMBANGAN DESA WISATA

  1. Pendataan potensi yang ada di desa pagak.
  2. Melakukan pendataan dan kajian awal terhadap data potensi yang ada atau tersedia untuk menentukan objek – objek wisata yang dapat dikembangkan di lokasi kegiatan.
  3. Melakukan survey ke lapangan untuk mengumpulkan data yang akan dijadikan bahan dalam memetakan potensi.
  4. Melakukan pengkajian melalui tabulasi dan analisis terhadap data yang terkumpul dengan menggunakan metoda yang telah ditetapkan.
  5. Membuat Dokumen Master Plan Pengembangan Potensi yang ada di Desa Pagak.