Blog

BANJARNEGARAKementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi melakukan survey ke Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok untuk melihat sampai sejauh mana kesiapan desa itu dalam mengembangkan potensi wisata desa.

Tionar Sitoru, Kepala Seksi Fasilitasi Pembangunan Permukiman Desa pada Direktorat Jenderal Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Mengatakan pihaknya setiap tahun mencari desa yang berpotensi dalam pengembangan kawasan perdesaan dengan berkelanjutan dari program yang didanai oleh APBN.

“Ada empat sasaran program yang dibawa oleh Kemendes pada program ini nantinya, kami ingin melihat sejauh mana kesiapan dari masyarakat dan pemerintah desa,”ujar dia.

Lebih jauh ia menjelaskann, dengan adanya program ini nantinya diharapkan pengembangan potensi wisata yang ada di desa akan semakin meningkat. Kreativitas dan inovasi tentu sangat dibutuhkan baik oleh masyarakat dan pemerintah desa dalam mengoptimalkan potensi wisata yang ada di desanya.

Percontohan

Nantinya desa yang terpilih mendapatkan prioritas penggunaan dana akan menjadi percontohan dari Kemendes bagi desa lainya. Dalam, pelaksanaanya, Kemendes juga akan rutin melakukan monitoring dan evaluasi.

Kepala Desa Pagak, Sudarwo pada kesempatan itu memeparkan potensi desa sekaligus program kerja pengembangan kawasan Desa Wisata Pagak, bersama perangkat desa dan pengelola desa wisata, diantaranya yakni pembangunan jalan menuju kawasan wisata, pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK), Homestay, Dan Penerangan jalan umum yang bersumber dari solar sel atau tenaga surya.

Pengembangan wisata didesanya memang membutuhkan dukungan dari pemerintah baik pusat, provinsi ataupun kabupaten. Sejauh ini pihaknya sudah banyak melangkah dengan melakukan sejumlah terobosan untuk pembangunan desa wisata. Diharapkan tentunya akan memiliki dampak positif kepada masyarakat desa.

Bupati Budhi Sarwono, dalam surat pengajuan menjelaskan pihaknya mengusulkan Desa Pagak menerima bantuan dari Kemendes, Bantuan itu nantinya untuk mendukung program destinasi wisata desa. Bentuknya yakni pembangunan Jogging Track, Fasilitasi MCK Dan Balai Kesenian. (J3-60)

Harian Suara Merdeka Terbit Sabtu 9 Maret 2019

Tinggalkan Balasan